UKM-GALLERY & PAVILIUM PROVINSI (Gd. SME TOWER Jl. Gatot Subroto Kav 94 Jakarta).... Dapatkan Discount 50% All item produk Tas Devushka, berlaku 02 Januari s/d 31 Januari 2012 di Ukm-Gallery 2nd Floor. Dapatkan Discount 30%Khusus untuk produk pilihan Anais Bag di Ukm-Gallery 2nd Floor Promo mulai tanggal 27 Desember s/d 15 Januari 2012.... Discount 20% All Item Batik Ariyani berlaku dari tanggal 15 Desember s/d 15 Januari 2012 di Ukm Gallery Ground Floor.... Discount 20% untuk setiap pembelian Onie Craft di Ukm-Gallery Ground Floor dan Pavilium Provinsi Dki-Jakarta Lt.12.... Discount 25% khusus product piring besar Ukm Herwana di Ukm Gallery 2nd Floor.... Discount All Item 5% Untuk setiap pembelian produk Ukm CIE Bordir Provinsi Jawa Barat, di Pavilium Provinsi Jawa Barat 3rd Floor.... Discount 30% Khusus produk Ukm BEBOTZ di Ukm Gallery 2nd Floor.

Jumat, 12 Agustus 2011

Produk Asli Indonesia Berimage Barat

Banyak yang tidak menyadari bahwa produk-produk di bawah ini adalah Produk Asli Indonesia.

Bisa jadi hal ini dikarenakan nama produk tersebut yang ‘kebarat-barat-an’, juga kualitas yang ditawarkan menambah klop prakiraan bahwa produk ini adalah produk impor.
1.  Polygon
Polygon,  merek terkenal ini ternyata asli made in Indonesia.  Sepeda buatan PT Insera Sena ini sudah diproduksi lebih dari 20 tahun dan diekspor setidaknya ke 30 negara di dunia. Sepeda lokal ini asli buatan Sidoarjo, Desa Wadungasih, Bunduran Jawa Timur yang sudah tersebar di beberapa benua. Untuk Benua Asia, sepeda tersebut telah diekspor ke Jepang, Korea, Singapura dan Malaysia. Untuk Eropa, sepeda Polygon telah dipakai penduduk Inggris, Jerman, Perancis, Spanyol, Australia, Swiss, Yunani, Denmark, Swedia, Finlandia, Norwegia, Rusia sampai Polandia. Selanjutnya di Benua Amerika antara lain AS, Kanada, Costa Rica dan Argentina. Sedangkan di Afrika, sepeda Polygon dikirim ke Mauritius dan Afrika Selatan. Sepeda kelahiran Sidoarjo juga dipasarkan di Australia, Selandia Baru dan Kepulauan Fiji.
Produksi sepeda pertahun mampu mencapai 550.000 sepeda oleh PT Insera Sena. Diekspor sebanyak 70% dan sisanya untuk pasa lokal. Sepeda yang diproduksipun mempunyai bermacam-macam model seperti Mountain Bike, Racing Bike, City Bike, BMX, Junior & Kids Bike dan special bike telah lahir dari tangan 580 karyawan di Sidoarjo. Komponen yang dipakai untuk merakit sepeda tersebut 50-60% adalah bahan lokal, khususnya untuk bagian rangka. Harga jualnya juga mencakup berbagai range, mulai dari Rp 1 juta-60 juta. Ekspansi dengan menambah satu pabrik lagi untuk bisa memproduksi paling tidak 1400 unit sepeda perhari atau lebih sudah direncanakan.
2.  Polytron
MELIHAT atau mendengar merek Polytron, boleh jadi yang terbayangkan adalah produk elektronik dari luar negeri. Padahal, sesungguhnya Polytron lahir di Tanah Air, di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), yang kemudian menembus pasar Eropa, ASEAN, Timur Tengah, dan Australia. Bahkan, Polytron bisa dikatakan kini tinggal satu-satunya produk nasional-tanpa prinsipal-yang masih bertahan, setelah melalui perjuangan panjang dan gelombang pasang surutnya industri elektronik nasional.
Menurut yang punya merek, Polytron merupakan gabungan dua kata, yaitu poly yang berarti banyak, dan tron diambil dari kata elektronik. Jadi, Polytron diartikan sebagai kumpulan (banyak) elektronik. Barang elektronik, seperti produk audio, video, kulkas, mesin pengatur suhu udara (AC), dan pompa air merek Polytron sebenarnya lahir dari tangan putra-putri Indonesia di Kudus, Jateng, yang diakui pemiliknya kini menguasai 15 persen pangsa pasar produk elektronik nasional untuk produk sejenis.
3. Eiger, Export, Neosack, Bodypack, Nordwand, Morphosa, World Series, Extrem, Vertic, Domus Danica, Broklyn dll.
Merek-merek tas yang sudah populer seperti: Eiger, Export, Neosack, Bodypack, Nordwand, Morphosa, World Series, Extrem, Vertic, Domus Danica, Broklyn dll, adalah Produk yang di hasilkan oleh  B&B Incorporations (B&B Inc.) yang merajai pasar tas yang ada di Indonesia, pemiliknya Rony Lukito adalah asli orang Indonesia.
Semua merek tas tersebut di distribusikan secara nasional, sehingga wajar bila merek dagangnya sudah sangat terkenal. Produk Rony juga tersedia di berbagai outlet modern seperti Toserba Ramayana, Matahari Departemen Store, Robinson, dan berbagai hypermart seperti Carrefour, hingga jaringan toko-toko buku seperti Gramedia, dan Gunung Agung belum lagi toko-toko dan grosir tradisional lainnya.
5. L E A
Merek Jeans ini ternyata produk asli Indonesia.  Meskipun toko dan iklannya bau-bau Amerika, namun produk ini murni made in Indonesia.  Yang jual maupun yang beli tidak pernah minder terhadap merek ini.
6.  CFC
California Fried Chicken didirikan pada tanggal 13 Desember 1983, merupakan bagian dari kelompok usaha Pioneerindo Gourmet International Tbk,yang bergerak dalam jaringan restoran cepat saji. Mengawali kiprahnya di khasanah makanan cepat saji Indonesia dengan merek dagang California Pioneer Chicken, Perusahaan menjadi salah satu perintis kehadiran menu siap saji ayam goreng bercitra rasa internasional yang hingga saat ini telah menjadimakanan favorit di berbagai lapisan masyarakat di negeri ini. Sejak tahun 1988 hingga kini, eksistensinya makin mengakar di tengah masyarakat dengan merek dagang” California Fried Chicken “. Yang ini juga asli Indonesia

Kamis, 11 Agustus 2011

Bazar Merdeka Ramadhan


10-24 Agustus 2011, Bazaar Merdeka Ramadhan di Gedung SME TOWER (SMESCO UKM)- Promenade, Outdoor, Jakarta  mulai pukul 10.00-20.00 WIB. Menggelar bazaar pakaian dewasa dan anak-anak, aksesoris, perlengkapan ibadah sholat, bingkisan parcel, aneka kue kering dan basah serta multiproduk lainnya.
Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan ngabuburit Bazaar Merdeka, nasyid, kosidahan, buka bersama anak-anak yatim piatu, ceramah Ramadhan, fashion week & entertainment, sholat berjamaah dan masih banyak acara menarik lainnya.

Ruhut: Nazaruddin Punya Bisnis dan Tinggal di Singapura


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepergian mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin selain karena alasan berobat ternyata ia juga memiliki urusan lain. Nazaruddin diketahui punya bisnis di Singapura.
"Ya ada perusahaannya di sana," ujar Anggota Komisi III DPR, Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul ketika dihubungi melalui telepon, Jumat (27/5/2011).
Menurut Ruhut, keluarga Nazaruddin juga diketahui berada di Singapura. Bahkan anaknya bersekolah di negeri singa tersebut. "Istri dan anak-anaknya juga sekolah di sana," jelas Ruhut.
Ruhut sendiri menambahkan dirinya tidak tahu kapan persisnya Nazaruddin pergi ke Singapura. Namun, ia memastikan bahwa Nazaruddin memang memiliki tempat tinggal di sana.
"Setelah tanggal 22 dia nggak pernah lagi berhubungan dengan gue. Aku tahu saja ke Singapura dari kawan-kawan media. Dia memang juga tinggal di sana, Singapura dan Indonesia," tandasnya.

Selasa, 09 Agustus 2011

KOPI BUBUK ASLI TANPAK SIDIKALANG

UD . TANPAK SIDIKALANG didirikan oleh H. Sabilal Rasyad Maha, seorang pendakwah dan pengusaha UMKM di kota Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara.
Proses produksi dilakukan dengan cara tradisional dan dijamin 100% ke-halal-an dan keasliannya.
Karena kopi ini asli tanpa campuran, maka hanya dengan takaran 1,5 sendok kecil bubuk kopi cukup untuk 1 gelas 200ml.
Menurut Bp. Rasyad, dari hasil  penelitian dan percobaan yang dilakukan; 1 kg kopi bubuk, dapat membuat sekitar 200 s/d 210 gelas kopi
Saat ini, UD Tanpak Sidikalang memproduksi :
  1. Kopi Bubuk kemasan 250 gr
  2. Kopi Bubuk kemasan 500gr
  3. Kopi Jahe kemasan 250gr
  4. Kopi Jahe sachet 30 gr
dan juga memasarkan kopi biji sangrai untuk cafe-cafe.

Untuk tempat  pemasaran, Kopi Tanpak Sidikalang mempunyai 2 stand di Jakarta, yaitu :

  1. UKM Gallery - Gedung SMESCO /SME TOWER, Jl. Gatot Subroto Kav. 94, Jakarta Selatan
  2. Kedai Kopi Sidikalang-Jl. Masjid Kebon Jeruk 16, Mangga Besar, Taman Sari Jakarta Barat
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host